Monday, October 28, 2013

Aku yang Salah


Aku mencintaimu
Maafkan aku karna telah membuatmu terluka.
Aku menyayangimu.
Maafkan aku karena telah menyakiti hatimu.

Maafkan aku karena aku salah mengungkapkannya kepadamu.
Hanya lewat tulisan ini tak ada kebohongan yang ku tutupi.
Maafkan aku karena telah menorehkan luka di hatimu.
Luka ini adalah salahku.
Luka ini adalah salahku.
Luka ini adalah salahku.
Maafkan aku karena telah menorehkan luka di ragamu.
Aku takut kehilanganmu.
Benar benar takut bila kau pergi meninggalkanku.
Karena engkau segala yang ku punya ini ada.
Engkau yang telah membuat hidupku menjadi lebih indah.
Engkau yang telah membuat hidupku menjadi lebih sehat.
Engkau yang telah membuat hidupku menjadi lebih berarti.
Aku tak tau bagaimana hidupku 
Aku mencoba konsisten dengan pilihanku
Maafkan Aku...
Demi luka yang telah ku buat.
Demi cinta yang pernah kita rajut.
Demi kasih yang selalu kau curahkan.
Demi rasa sayang yang kau berikan.
Demi ketulusan cintamu
Maafkan sikap bodohku.
Maafkan kegilaanku.
Maafkan aku.
Cinta yang mempertemukan kita.
Cinta yang menyatukan kita.
Cinta yang pernah membuat kita tertawa.
Cinta yang pernah membuat kita menangis.
Bukan cinta yang salah.
Cinta sejati yang akan ku bawa mati meski hanya dalam hati.
Darahku harus berhenti mengalir untuk mengobati luka ini.
Karena luka yang ku buat terlalu lebar dan menganga.
Karena nira setitik telah merusak susu sebelanga.
 
 
^Yani^

3 comments:

  1. Jika itu buatku, insya Allah aku ikhlas. hanya satu harapanku : ku harap kamu bahagia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amieen YRA, aq bersyukurr bgt bgt pernah pnya kamu, aku bersyukur. Kebahagaiaan itu jika kita bersyukur, apapun yg terjadi aku bersyukur meskpun harus mengeluarkan airmata..:) semoga kita tetap bsa bersyukur kapanpun dan apapun kndisinya..^^

      Delete
  2. udahlah.. cukup. a harap kamu pun km bisa bersyukur dngan apa yg kamu punya saat ini, mungkin km bisa mndapatkn apa yang kamu mau itu dtempat yang sekarang. tapi ingat ketulusan dan kasih sayang tidak bisa dbayarkan dengan harta semata. sadar akan siapa diri kita jauh lebih indah daripada memaksakan kehendak. Allah Maha Tau apa-apa yang tidak a ketahui.

    ReplyDelete